KERBAU MOA TAK BOLEH PUNAH, “Catatan Perjalanan Ke Maluku Barat Daya”

oleh -367 views

Oleh: Saadiah Uluputty, Anggota DPR RI Dapil Maluku

SAYA menetapkan lokasi kegiatan Bimtek Manejemen Peternakan dan Kesehatan Hewan di Maluku Barat Daya. Saya terinspirasi ketika kunjungan spesifik Komisi IV ke Taman Nasional Baluran di Jawa Timur dan melihat kerbau India dan Afrika, saya jadi teringat dengan kerbau Moa.

Walau belum pernah datang di Moa, melihat dan menyaksikan seperti apa bentuk dan rupanya. Tapi, saya pernah mendengarnya dari teman-teman anggota DPRD Provinsi Maluku asal MBD.

Dulu saat masih menjadi anggota DPRD Provinsi Maluku, Pak Semy Letelay, Pal Melki Frans, Pak Anos Yermias dan Pak Aleka Orno sering menyampaikan keunggulan kerbau Moa.

Maka keputusan ke Moa adalah pilihan tepat bagi saya sebagai Anggota DPR RI Dapil Maluku.

Baca Juga  Propam Polres Halsel Tangani 12 Kasus Anggota, Satu Berujung PTDH

Saya bersama rombongan dan Kepala Balai Besar Vertenier Maros Kementrian Pertanian, dokter hewan, dan 2 staf kementerian, kami datang dan rencana tinggal selama 3 hari di MBD.

Saat mendarat saya memandang ke pulau kecil nampak terlihat hutan savana alami dan gunung tanpa pohon. Dalam hati saya bergumam, mungkin ini yang disebut gunung kerbau.

Pesawat Trigana air melaju dengan lancar tanpa goncangan dari Ambon ke Moa dalam waktu tempuh 1 jam 20 menit. Keluar dari ruangan kedatangan nampak jemputan dari Ass II, Kadis Pertanian Pemda MBD, tokoh adat dan pengurus PKS MBD. Dengan batata adat tanah Kalwedo kami diterima sebagai ungkapan selamat datang dan rasa persaudaraan.

No More Posts Available.

No more pages to load.