KERBAU MOA TAK BOLEH PUNAH, “Catatan Perjalanan Ke Maluku Barat Daya”

oleh -369 views

Saya menyampaikan sambutan bahwa kehadiran saya ke MBD dalam kapasitas sebagai wakil rakyat yang menerima dan menanggung amanah rakyat. Sebagai anggota DPR perwakilan Maluku yang berada di Komisi IV, saya harus bisa datang melihat dan mendengar aspirasi masyarakat dan ikut mencari solusi dalam perjuangan di Senayan.

Tentang kerbau Moa, yang Tuhan anugerahkan rahmat adanya menjadi berkat bagi masyarakat di MBD tak boleh hilang dan punah. Dia menjadi kehidupan dan tabungan bagi masyarakat.

Bimtek ini menjadi instrumen menyampaikan ilmu dan pemahaman, juga mindset agar pola fikir maju dan mandiri dengan senantiasa meningkatkan skill dan pemahaman masyarakat. Aturan dan regulasi yang harus diketahui masyarakat, penggunaan obat yang tepat untuk penyembuhan ternaknya, tata kelola pengorganisasian, kelembagaan UPT Teknis peternakan yang mesti ada disini.

Baca Juga  Jelang Piala Dunia 2026, Kapolres Halsel Imbau Warga Jaga Kamtibmas

Hal terpenting yang selalu disampaikan adalah mengapa pemerintah kurang memperhatikan pengembangan kerbau Moa padahal sudah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Pertanian, Nomor: 2911 /Kpts/OT.150/6/2011 tanggal 17 Juni 2011.

Setiap tahun, kerbau Moa mati dalam jumlah yang banyak terutama di musim kemarau dari bulan Juni hingga September. Untuk meminimalisir itu pemerintah harus membangun infrastruktur pendukungnya. Yang terpenting adalah penyediaan air.

No More Posts Available.

No more pages to load.