Ketimbang Demo, Sekot Imbau Mahasiswa Menyurat ke Pemerintah Kota Ambon

oleh -173 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Sekertaris Kota (Sekkot) Ambon, A. G, Latuheru, mengimbau seluruh mahasiswa yang melakukan aksi demo menolak PPKM mikro untuk menyurat ke Pemerintah Kota (Pemkot) jika ingin menyampaikan aspirasi.

“Jika hanya ingin menyampaikan pikiran ke Pak Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, maka menyurat supaya bisa dilakukan audensi, ” kata Latuheru, kepada wartawan, di Gedung Balai Kota, Jumat (23/7/2021).

Menurutnya, jika mahasiswa ingin menyampaikan aspirasi terkait penerapan PPKM mikro di Kota Ambon, sebenarnya ada cara yang lebih elegan. Tidak perlu sampai harus turun ke jalan.

“Demo ini kan di PPKM kita tidak izinkan, polisi juga gak kasih izin. Sebenarnya ada cara lebih elegan. Hanya begitu lah, darah muda. Kita juga dulu pernah begitu. Dulu kita suka demo, sekarang orang demo kita, ” ujarnya.

Dijelaskan Sekkot, mestinya masa aksi harus melakukan langkah awal dengan menyurat ke Pemkot terkait permintaan mediasi, dengan Walikota Ambon, sebelum melakukan demo.

Baca Juga  Mentan SYL Ingin Perluas Areal Pertanian di Pulau Seram

“Mestinya mereka buat surat audensi ke Walikota atau Pemkot, nah kalau tidak ditanggapi baru lakukan demo. Tapi ini kan tidak, sampai sekarang belum disampaikan surat seperti itu, ” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sekkot mengatakan, ada hal yang lebih gampang untuk ditempuh mengenai persoalan tersebut. “Lebih gampang itu, kita dialog. Tidak perlu demo, ” paparnya.

“Kita mau lebih gampang itu dialog, karena sekarang di masa PPKM, kemudian pandemi corona semakin memanas. Mestinya jangan ada demo seperti itu, soalnya ciptakan kerumunan,” jelasnya.

Olehnya itu, dirinya mengimbau kepada para demonstran untuk bisa menyurat ke Pemkot Ambon, dengan permintaan audensi bersama Walikota, mengenai pikiran-pikiran tentang penerapan PPKM mikro. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.