Kisah Abu Thalhah yang Jasadnya Utuh Setelah Berhari-hari

oleh -5 Dilihat

Abu Thalhah al-Anshari, yang memiliki nama lengkap Zaid bin Sahl bin al-Aswad bin Haram bin Amr bin Malik bin an-Najjar al-Anshari al-Khazraji, adalah salah satu sahabat Nabi yang dikenal akan keteguhan imannya. Ia lebih masyhur dengan kun-yahnya, Abu Thalhah, dan menjadi teladan dalam keberanian serta kesetiaan pada Rasulullah SAW.

Ibunya bernama Ubadah binti Malik bin Adi bin Zaid, seorang perempuan yang juga dikenal dalam garis keturunan yang mulia. Sejak muda, Abu Thalhah tumbuh sebagai pribadi dermawan dan memiliki kedudukan penting di kalangan Anshar.

Di antara banyak kisah tentangnya, ada satu cerita yang sangat menarik dan sering dibahas oleh para ulama hingga kini. Yaitu kisah jasad Abu Thalhah yang tetap utuh meski telah berhari-hari wafat, menunjukkan kemuliaan seorang sahabat yang hidup penuh ketaatan dan pengabdian.

Baca Juga  Akibat Asap dan Debu, Sekolah di Halmahera Timur Diliburkan hingga 17 Oktober 2026

Dikisahkan dalam buku Kisah teladan 20 Sahabat Nabi oleh Hamid Ahmad Ath-Thahir, Abu Thalhah al-Anshari adalah sahabat Nabi yang dikenal sebagai pengawal setia Rasulullah SAW.

Ia memiliki keberanian besar dan selalu berada di sisi Nabi dalam berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam.

Setelah Rasulullah SAW wafat, Abu Thalhah mengisi hidupnya dengan amalan yang paling ia cintai, yaitu jihad dan puasa. Ia bahkan menjalankan puasa Dahr, yakni puasa terus-menerus sepanjang waktu kecuali pada hari yang diharamkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.