Kisah Cinta Kiasa

oleh -248 views

Malam tiba, Kiasa mengundang teman-temannya untuk merayakan sekaligus acara perpisahan mereka. Tera datang dengan gugup, pasalnya dia malu karena salah menjodohkan sahabatnya dengan lelaki penggila kepintaran dan popularitas.
“kau tidak perlu bersikap seperti itu. Percayalah, Tuhan telah menyiapkan takdir terbaik untukku,” bisik Kiasa.

Acara berjalan sangat haru, 8 teman Kiasa menampilkan raut muka tak iklas karena harus berpisah dengan Kiasa. Di pertengahan acara, seseorang datang, mengejutkan orang-orang yang sedang memakan Pizza.
“Kiasa, selamat atas pencapainya,” ucap Sabda.
Kiasa ingin mengelak, tapi ia tidak mau merendahkan attitudenya demi egonya.

Sabda, membawa sebuah coklat dan kotak hadiah yang dibalut dengan nuansa bunga. Dengan canggung, Kiasa menerimanya. Keterkejutan merombak suasana malam itu ketika Sabda kembali mengutarakan isi hatinya kepada Kiasa.
“Maaf, tapi cinta yang aku butuhkan tentang keikhlasan. Bukan cinta yang tercipta karena seseorang itu mempunyai kepopularitasan,” balas Kiasa. Ia berbicara penuh ketenangan.

Baca Juga  Usung Semangat Hijrah dan Maryadat, Asisten Sekda Tual Lepas Pawai Ta’aruf Sambut 1 Muharam 1448 H

Sabda tertunduk malu, ia bergegas meninggalkan kediaman Kiasa. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.