Kisah Hidup Gus Dur Diangkat ke Layar Lebar

oleh -135 views
Link Banner

@porostimur.com | Jakarta: Perjalanan hidup, mantan Presiden RI, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur akan diangkat ke layar lebar. Sudah ada rumah produksi yang siap menggarap tokoh Nahdatul Ulama tersebut.

Adalah Max Pictures yang akan membuat film tentang Gus Dur. Produser Eksekutif Max Pictures Ody Mulya Hidayat pun sudah mengantongi lampu hijau dari istri Gus Dur, Ny Sinta Nuriyah Wahid, sebagaimana dilansir JPNN.

Menurutnya, suatu kehormatan baginya karena bisa dipercaya memproduksi film tentang Gus Dur.

“Tentunya terlebih dahulu kami akan melakukan riset mendalam, agar sosok Gus Dur yang ditampilkan dalam film bisa menarik minat masyarakat, terutama kalangan milenial,” kata Ody, Minggu, 14 Juli.

Sebelumnya Ody sudah sowan kepada istri mendiang Gus Dur, Sinta Nuriyah di Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat, 12 Juli lalu.

Baca Juga  Novel Ungkap Komjen Iriawan Bicarakan 'Jenderal' Usai Aksi Teror

Saat bertamu di rumah Gus Dur, mantan bankir yang sukses memproduseri Dilan 1991 itu didampingi Alim Sudio (penulis skenario), Imran Hasibuan (penulis biografi) dan pengusaha muda Ismail Zulkarnaen.

“Gus Dur adalah seorang tokoh besar. Karena itu, saya dan tim kreatif akan berbuat semaksimal mungkin agar filmnya nanti bisa diapresiasi semua kalangan, termasuk para pengagum Gus Dur,” ujarnya lagi.

Menurut Ody, Max Pictures akan segera mempersiapkan proses praproduksi. “Insyaallah tahun depan (biopik Gus Dur) sudah bisa dirilis,” katanya.

Menanggapi itu, Sinta Nuriyah mengaku sudah banyak yang mau bikin film tentang Gus Dur. “Jika diniatkan untuk pengetahuan orang banyak saya tidak berkeberatan,” kata mantan ibu negara itu.

Mantan Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya (Menparsenibud) Marzuki Usman yang juga sahabat Gus Dur menyatakan, cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) itu merupakan figur teladan.

Baca Juga  HUT Humas Polri Ke – 69, Subbaghumas Polres Halsel Gelar Bakti Sosial

“Lewat film, sosok dan kiprahnya bisa disosialisasikan lebih luas kepada kalangan generasi muda dan milineal,” katanya. (red)