Kisah Nabi Musa AS Memohon Kelancaran Berbicara kepada Allah

oleh -49 views

Kisah Lidah Nabi Musa yang Kurang Fasih

Dalam penjelasan para ulama, termasuk yang dinukil dalam kitab Qashashul Anbiya karya Ibnu Katsir, disebutkan bahwa Nabi Musa AS memiliki gangguan pada lisannya sejak kecil.

Dikisahkan, saat masih bayi, Nabi Musa pernah menarik jenggot Fir’aun. Hal ini membuat Fir’aun marah dan berniat membunuhnya. Namun, istrinya, Asiah, menenangkan dengan mengatakan bahwa Musa masih kecil dan belum mengerti.

Untuk menguji hal itu, Fir’aun meletakkan dua benda di hadapan Musa kecil: buah dan bara api. Nabi Musa sebenarnya hendak mengambil buah, tetapi tangannya dialihkan oleh malaikat sehingga ia justru mengambil bara api dan memasukkannya ke dalam mulutnya.

Baca Juga  20 Pendaki Terdampak Erupsi Gunung Dukono, Tim SAR Bergerak Lakukan Evakuasi

Akibat kejadian tersebut, lidah Nabi Musa mengalami gangguan sehingga ucapannya menjadi kurang fasih.

Ketika Nabi Musa berdoa, beliau tidak meminta agar kekurangan itu dihilangkan sepenuhnya. Dalam doanya, beliau hanya memohon agar kekakuan pada lidahnya dikurangi, agar ucapannya dapat dipahami.

Atas kuasa-Nya, Allah SWT kemudian mengabulkan doa Nabi Musa. Hal ini termaktub dalam surat Thaha ayat 36,
قَالَ قَدْ أُوتِيتَ سُؤْلَكَ يَٰمُوسَىٰ

Artinya: Allah berfirman: “Sesungguhnya telah diperkenankan permintaanmu, hai Musa”.

sumber: detikhikmah

No More Posts Available.

No more pages to load.