Nabi Muhammad SAW menempatkan 50 pasukan pemanah di atas Gunung Uhud untuk melakukan serangan jikalau pasukan berkuda kaum Quraisy menyerbu. Beliau juga berpesan kepada para prajurit muslim agar tidak meninggalkan tempatnya apapun yang terjadi saat perang.
Sementara itu, pasukan kafir Quraisy dipimpin oleh Abu Sufyan bin Harb. Perang Uhud berlangsung selama 7 hari, pada awal pertempuran perang masih dikuasai oleh pasukan muslimin.
Sayangnya, karena ada kesalahan yang dilakukan oleh pasukan pemanah di atas bukit maka kaum muslimin mengalami kekalahan. Kekalahan itu bermula ketika beberapa dari prajurit muslim berteriak,
“Harta rampasan, harta rampasan… Kita sudah menang! Apalagi yang kita tunggu?”
Teriakan tersebut lantas membuat pasukan pemanah yang berada di atas bukit ikut turun ke bawah untuk mengambil harta rampasan perang. Karena itu pula, komandan pasukan pemanah kaum muslim yaitu Abdullah bin Jubair berkata,
“Apakah kalian lupa pesan Nabi Muhammad kepada kalian?”
Peringatan dari sang komandan tidak digubris. Akibatnya, pasukan pemanah yang turun untuk mengambil harta rampasan itu justru dimanfaatkan oleh prajurit kafir Quraisy untuk menyerang pasukan muslim.
Dikutip dari buku 60 Orang Besar di Sekitar Rasulullah SAW karya Khalis Muhammad Khalid, di medan perang, Hamzah dan kaum muslimin terus menghantam kaum Quraisy. Sayangnya, pasukan berkuda kaum Quraisy datang dari arah belakang saat mereka lalai.









