Kisah Rasulullah SAW Membelah Bulan, Diabadikan dalam Al-Qur’an

oleh -446 views

Surat Al-Qamar ayat 1

ٱقْتَرَبَتِ ٱلسَّاعَةُ وَٱنشَقَّ ٱلْقَمَرُ

Artinya: Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan.

Surat Al-Qamar ayat 2

وَإِن يَرَوْا۟ ءَايَةً يُعْرِضُوا۟ وَيَقُولُوا۟ سِحْرٌ مُّسْتَمِرٌّ

Artinya: Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: “(Ini adalah) sihir yang terus menerus”.

Dalam buku Kisah Hidup Utsman ibn Affan oleh Mustafa Murrad dijelaskan makna dari ayat tersebut menerangkan bukti bahwa ada kaum yang melihat peristiwa terbelahnya bulan. Kaum musyrik itu mengatakan, “Ini hanyalah sihir yang terus menerus.” Jika mereka melihatnya, tidak mungkinkah ada orang lain yang juga melihatnya meskipun tidak semua orang melihatnya.

Ibnu Katsir dalam al-Bidayah wa al Nihayah menyebutkan hadits tentang terbelahnya bulan bersumber dari banyak sahabat Rasulullah SAW seperti Anas ibn Malik, Jabir ibn Muth’am, Abdullah ibn Abbas, Abdullah ibn Umar, Hudzaifah ibn al-Yaman.

Baca Juga  Sejarah 1 Muharram: Awal Penanggalan Tahun Baru Islam yang Berasal dari Peristiwa Hijrah

sumber: detikhikmah

No More Posts Available.

No more pages to load.