Kisah Wali Songo Sunan Muria, Dakwah Pakai Pendekatan Budaya hingga Topo Ngeli

oleh -460 views

Porostimur.com | Jakarta: Sunan Muria adalah salah satu satu Wali Songo yang berdakwah kepada masyarakat di sekitar Gunung Muria. Ia menggunakan pendekatan budaya dalam menyampaikan ajaran Islam.

Ada beberapa pendapat mengenai silsilah Sunan Muria. Sebagian besar sumber menyebutkan Sunan Muria adalah putra dari Sunan Kalijaga.

Sumber lain menyebut ia adalah putra Raden Usman Haji atau Sunan Mandalika. Sunan Muria sebelumnya dikenal dengan Raden Umar Said.

Dikutip dari Sejarah Sunan Muria yang diterbitkan oleh UIN Walisongo, Sunan Muria dan Sunan Kalijaga menerapkan strategi dakwah yang sama.

Keduanya berdakwah dengan halus dan penuh toleransi terhadap tradisi yang sudah lama berkembang di masyarakat. Mereka memasukkan unsur Islami dalam tradisi yang sudah ada.

Sunan Muria gemar bergaul dengan masyarakat kalangan bawah yang berada di pelosok-pelosok. Hal itulah yang membuat masyarakat mudah menerima ajaran yang disampaikan oleh Sunan Muria.

Baca Juga  Perkuat Akses Reforma Agraria, Kantor Pertanahan Malteng Petakan Kebutuhan Warga Mosso

Membaurnya Sunan Muria dengan masyarakat kalangan bawah dikenal dengan sebutan “topo ngeli”. Seperti dikutip dari buku Sunan Muria (Raden Umar Said) karangan Yoyok Rahayu Basuki, “topo ngeli” berarti menghanyutkan diri dalam masyarakat. Dakwah dengan metode ini tersebar hingga lereng Gunung Muria.

No More Posts Available.

No more pages to load.