KOHATI Solutif di Era Post-Truth, Membaca Ikhtiar Kepemimpinan Nadra Tehuayo

oleh -326 views

Porostimur.com, Ambon – Musyawarah KOHATI HMI Cabang Ambon ke-XXXIV bukan sekadar agenda rutin organisasi tahunan, melainkan momentum ideologis yang menentukan arah perjuangan KOHATI ke depan. Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks—ditandai oleh krisis kepercayaan publik, banjir informasi, serta kaburnya batas antara fakta dan opini—KOHATI dihadapkan pada satu pertanyaan mendasar: masihkah organisasi ini relevan sebagai ruang kaderisasi perempuan Islam yang kritis, berdaya, dan bermartabat?

Era yang kerap disebut sebagai post-truth menghadirkan tantangan serius bagi gerakan intelektual dan moral. Dalam situasi ini, kebenaran tidak lagi ditentukan oleh argumentasi ilmiah atau data objektif, melainkan oleh emosi, popularitas, dan kekuatan narasi. Jika kondisi ini dibiarkan tanpa sikap kritis, perempuan—termasuk kader KOHATI—berisiko menjadi objek dari arus disinformasi, manipulasi opini, dan reduksi peran sosial.

Baca Juga  Ketua Golkar Maluku Salurkan Hewan Kurban di Dusun Karanjang dan Sejumlah Masjid di Ambon

Ikhtiar Ideologis di Tengah Krisis Zaman

Dalam konteks itulah, langkah Nadra Tehuayo yang secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum KOHATI HMI Cabang Ambon patut dibaca sebagai ikhtiar ideologis, bukan semata kontestasi kekuasaan. Dengan mengusung tagline “KOHATI Solutif”, Nadra menawarkan arah kepemimpinan yang berupaya mengembalikan KOHATI pada khittah perjuangannya: menjadi organisasi kader perempuan Islam yang mampu menjawab persoalan zaman dengan nalar, etika, dan keberpihakan pada kebenaran.

No More Posts Available.

No more pages to load.