“Banyak desa belum siap jalan program ini. Pendampingan teknis juga minim, sementara koperasi butuh sistem dan tata kelola yang benar-benar rapi,” keluh seorang kepala desa.
Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru kini dihadapkan pada pilihan krusial: antara melangkah terburu-buru atau memastikan kesiapan menyeluruh dengan membangun satu role model KOPDES Merah Putih terlebih dahulu.
Jika tidak, program yang ditujukan untuk pemberdayaan ekonomi ini dikhawatirkan justru menjadi sumber konflik baru di akar rumput. (Maichel Koipuy)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com










