Korban Tewas Jadi 31 Orang. Masa Tanggap Darurat Gempa Maluku Sampai 9 Oktober 2019

oleh -41 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Korban meninggal dunia akibat gempa Maluku berkekuatan magnitudo 6,5 bertambah menjadi 31 jiwa atau orang. Tambahan satu orang meninggal diidentifikasi di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku per Senin 30 September 2019, jumlah pengungsi sementara di Kota Ambon dan Kabupaten Seram Bagian Barat berjumlah 136.030 jiwa, sedangkan korban luka berjumlah 179 jiwa.

Memasuki hari ke-5, BPBD Provinsi Maluku menetapkan Surat Keputusan Nomor 203 Tahun 2019 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Provinsi Maluku. Status ini, berlaku dari 26 September hingga 9 Oktober 2019.

rumah sakit darurat di lokasi pengungsian Lapangan Bola Unidar Tulehu

“Ketiga wilayah administrasi terdampak, Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat, sebelumnya telah menetapkan status dengan durasi waktu yang sama,” Agus Wibowo, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selain mengakibatkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur dialami lintas sektor. Sektor pemukiman, rumah rusak mencapai 2.675 unit, bangunan kesehatan 2, pendidikan 20, kantor pemerintah 8 dan tempat ibadah 25.

Baca Juga  Ini Riwayat Pendidikan Jenjang Karir dan Prestasi Kapolres Kepsul AKBP Herry Purwanto

Pemerintah dengan dukungan berbagai pihak masih terus melakukan upaya penanganan darurat. Bantuan logistik dilakukan kepada warga terdampak. Mereka yang masih mengungsi sebagian besar masih merasa khawatir dengan adanya gempa susulan. (red)