Lahan Basah 3T

oleh -130 views

Namun para pengelolanya tampak tenang. Kritik diperlakukan seperti suara jangkrik di tengah malam: terdengar, tetapi dianggap tidak cukup penting untuk membuat orang bangun dari tidurnya.

Sampai akhirnya keadaan berbalik. Presiden Prabowo Subianto menghentikan para pengelola Badan Gizi Nasional, dan mengganti dengan pejabat baru. Tidak lama kemudian, Kejaksaan Agung bergerak lebih jauh.

Lima orang ditetapkan Kejagung sebagai tersangka. Mereka bukan petugas dapur yang salah menghitung jumlah telur atau keliru mencatat pembelian beras. Mereka adalah orang-orang yang berada di lingkaran pengambilan keputusan.

Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, sebagai tersangka. Juga diringkus dua mantan wakil kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Dari pihak luar, ada Asep Yusuf Somantri yang disebut sebagai orang dekat Sony Sonjaya, serta Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal.

Menurut Kejaksaan Agung, terdapat dua klaster korupsi yang sedang dibongkar. Klaster pertama adalah jual-beli titik SPPG, yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau dapur MBG. Klaster kedua adalah pengadaan barang dan jasa, termasuk dugaan markup pengadaan sepeda motor listrik senilai sekitar Rp1,1 triliun.

No More Posts Available.

No more pages to load.