Petugas masih melakukan pendataan serta asesmen dampak kerusakan materiil di lokasi kejadian.
Untuk mengantisipasi bahaya susulan, aparat kepolisian telah melakukan sterilisasi radius aman setelah ditemukan satu mortir lain yang masih aktif di sekitar lokasi.
Dugaan Dipicu Aktivitas Warga
Terkait penyebab ledakan, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam.
Berdasarkan keterangan sementara dari warga, ledakan diduga terjadi akibat upaya membuka benda tersebut untuk diambil isinya.
“Diduga bom itu sengaja dibuka untuk diambil serbuknya. Saat dipisahkan, ternyata meledak,” ujar salah seorang warga.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan dugaan tersebut masih terus didalami melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan bukti.
“Diduga bom dari peninggalan Perang Dunia II. Ini masih kita telusuri,” kata Cahyo.
Polda Papua mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu hasil resmi dari proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
(red/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com





