LGJI Amboina 2018, bakalan diselipkan goyang kreasi

oleh -68 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Menyukseskan HUT ke-83 GPM dan HUT ke-443 Kota Ambon, Ambon Promotion Board (APB) sebagai salah sponsor kegiatan dari Jakarta, bekerjasama dengan Pemkot Ambon dan panitia Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) Amboina 2018.

Sponsor kegiatan yang digawangi anak Ambon ini menyelipkan salah satu programnya, Ambon Creative, berupa pengembangan kreasi anak muda yakni goyang Wayase, Poco-poco maupun Tobelo.

Para peserta LGJI Amboina 2018, diberikan kesempatan menunjukkan kemampuan bergoyang kreasi saat memasuki garis finish di simpang Jalan A.Y. Patty.

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan, Jumat (7/9), hal ini pun dibenarkan Ketua Panitia LGJI Amboina 2018, Denny Boy Lekahena.

Lomba baris indah ini, akunya, masih memiliki rute yang sama dengan tahun sebelumnya, namun memiliki garis finish di simpang Jalan A.Y. Patty tadi.

Baca Juga  Kakankemenag Malra Ajak ASN Tingkatkan Kinerja

”APB kerjasama dengan Pemkot. Tetapi diarahkan Pak Walikota, lewat program Ambon Creative bekerjasama juga dengan panitia LGJI Amboina 2018. Yakni ada tambahan gerakan wayase, poco-poco atau tobelo, sehingga dipusatkan di daerah A.Y. Patty, setelah tiap regu finish. Memang tidak diwajibkan kepada peserta dan tidak masuk dalam penilaian. Yang mau goyang kreasi di garis finish, silahkan. Tetapi nanti akan diberikan voucher kepada peserta kreatifitas terbaik oleh APB,” ujarnya.

Untuk jumlah peserta, jelasnya, mencapai 168 regu dengan jumlah bervariasi pada 5 kategori lomba, yakni anak, remaja dan dewasa tiga kategori (putera, puteri dan campuran).

Dimana, masing-masing regu beranggotakan 21 orang.

”Untuk LGJI Amboina 2018, luar biasa peserta membludak. Dimana tahun lalu, hanya 108 peserta, tapi tahun ini naik drastis hingga 168 peserta terkonfirmasi. Ini juga karena permintaan masyarakat sangat tinggi untuk berpartisipasi di LGJI 2018, tentu dengan memperhatikan pikiran pa Walikota Ambon untuk tetap dalam barisan 21 orang. Tidak ada namanya empang, kacau tetapi barisan indah, sehingga enak dinikmati masyarakat Kota Ambon, se-Maluku serta tamu dari luar daerah,” jelasnya.

Baca Juga  Telan Cap Tikus, Nelayan Asal Minahasa Utara Meninggal Dunia

Untuk pengikut atau penggembira barisan, tegasnya, sudah harus ditiadakan, sebagaimana diwanti-wanti pihaknya kepada masing-masing pimpinan regu dalam technical meeting sebelumnya.

Hal ini, terangnya, dimaksudkan agar penyelenggaraan lomba dimaksud benar-benar menjadi sebuah wadah yang memberikan pembelajaran kepada masyarakat tentang keindahan dalam peraturan baris-berbaris.

Untuk itu, tambahnya, sanksi tegas akan diberikan oleh juri kepada peserta yang masih membiarkan pengikut atau penggembira dalam barisannya nanti.

Dimana, sanksi dimaksud berupa pemotongan nilai.

”Kita ingin LGJI Amboina 2018 memberi nilai penting, bahwa semua peserta barisannya indah, rapi dan akan melahirkan juara yang terbaik. Nah untuk juara, panitia memberi kesempatan bagi dua regu sebagai juara favorit, anak dan dewasa, plus juara I-harapan III tiap kategorinya. Sehingga total dari lima kategori ada 32 juara. Adapun peraih nilai tertinggi, bakal mendapatkan juara umum. Harapannya, LGJI Amboina 2018, hari Sabtu 8 September 2018 bisa berjalan aman dan lancar sehingga memberi kesan positif untuk pemerintah, masyarakat serta semua orang yang menyaksikan,” pungkasnya. (vanesa)