Porostimur.com, Ternate – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Ternate mengalami gangguan setelah lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur layanan menghentikan operasionalnya sementara waktu akibat berbagai kendala teknis dan administratif.
Penghentian ini berdampak langsung pada ribuan penerima manfaat, mulai dari siswa sekolah hingga layanan di Posyandu yang selama ini bergantung pada distribusi makanan bergizi tersebut.
Terkendala Anggaran hingga Perbaikan Fasilitas
Koordinator Wilayah SPPG Kota Ternate Hizkia Jaya Sakti, menjelaskan bahwa lima dapur MBG yang berhenti beroperasi masing-masing berada di Kastela, Takoma 2, Jati, Kalumpang 2, dan Makassar Timur.
“Memang ada lima SPPG yang saat ini berhenti sementara. Ada yang terkendala anggaran, ada yang sedang melakukan perbaikan fasilitas, dan ada juga karena pergantian kepala SPPG,” ujarnya.
Ia merinci, SPPG Kastela dan Takoma 2 mengalami kendala anggaran, sementara SPPG Jati berhenti beroperasi karena proses pergantian kepala SPPG.
Adapun SPPG Kalumpang 2 masih dalam tahap perbaikan fasilitas, sedangkan SPPG Makassar Timur menghentikan operasional akibat perbaikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Makassar Timur Paling Lama Terhenti
Hizkia mengungkapkan, kendala terberat terjadi di SPPG Makassar Timur yang telah berhenti beroperasi lebih dari satu bulan.










