”Di Maluku juga DPC-DPC sudah menyampaikan pandangannya untuk meminta kepada Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri, untuk kemudian ditetapkan dalam kongres nanti. Sebagai Ketua Umum ini tentu suatu hal konsolidasi yang penting yang harus kita lakukan. Dengan demikian proses menuju kongres nanti bisa berjalan dengan lancar. Nah kita lihat, PDI Perjuangan itu setiap kader itu harus siap ditempatkan dimana saja. Kita ini petugas partai, prajurit semua ini. Jadi kalau prajurit itu harus siap dimana saja kita di tempatkan kita harus siap,” ujarnya.
Dipilihnya nama Mailoa sendiri, akunya, justru sudah melalui sebuah tahap evaluasi oleh DPP PDIP.
”Yah, seperti yang tadi saya katakan tadi bahwa evaluasi itu menjadi kata kunci di dalam konsolidasi karena kita ingin bahwa mereka yang memimpin partai ini adalah kader-kader yang siap menjadi pelopor di setiap tingkatan. Tadi saya katakan kita jangan jadi kader pelapor aja. Tapi kita juga harus jadi pelopor dan pelopor itu adalah mereka-mereka yang bisa memimpin dan mereka melakukan inisiatif, mengkonsolidasi partai, mensolidkan partai. Dan kemudian bagaimana berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat pada umumnya. Ini penting. Sehingga dengan demikian PDI Perjuangan yang secara nasional adalah partai pemenang, di tingkat propinsi juga kita menjadi partai pemenang. Diharapkan ini menjadi pemenang di wilayah,” jelasnya.




