Selain itu, Mesir juga kehilangan satu gol pada awal babak kedua setelah VAR menganulir gol tersebut karena dinilai terjadi pelanggaran dalam proses serangan.
“Kami bermain lebih baik, tetapi sepak bola tidak adil,” ujar Hassan.
Hassan juga menyinggung besarnya nilai komersial kehadiran Lionel Messi di Piala Dunia sehingga memunculkan spekulasi mengenai keputusan-keputusan yang dianggap menguntungkan Argentina.
“Mungkin ini soal pemasaran. Mereka ingin Messi tetap berada di turnamen,” katanya.
(red/beritasatu)









