Marhaban Ya Ramadan

oleh -268 views
Syahganda Nainggolan

Pasaran suara perorang berkisar 50.000-150.000 rupiah. Jika paket DPR Pusat, Provinsi dan Kabupaten/kota, maka seorang pemilih bisa dapat 150.000-450.000 rupiah. Ada juga yang kebagian 500.000 rupiah per orang.

Rasyid yang menjadi ketua tim saya di 2009, ketika saya caleg dari Golkar, mengatakan tahun ini lebih buruk dari semua tahun pemilu. Banyak petahana yang tumbang karena tidak memprediksi mahalnya harga “menyuap” rakyat. Perkataan Rasyid ini sudah dikabarkan Rumahurmuziy alias Romy, tokoh PPP, seminggu lalu. Dia mengatakan politik uang sudah gila-gilaan. Pragmatisme rakyat tidak terkendali lagi. Manusia Indonesia hancur tanpa idealisme artinya tanpa kehormatan.

Hancurnya mentalitas rakyat atau manusia Indonesia saat ini terjadi karena penjezalan bonsosisasi pemilu. Pragmatisme rakyat muncul karena patriotisme dinihilkan dan “pork barrel politics” (politik gentong babi) diutamakan. Kekuasaan diperebutkan dengan tanpa moral, tanpa cita-cita dan tanpa idealisme. Yang penting menang. Rakyat harus disuap.

Baca Juga  Riset Ungkap Wanita Lebih Tertarik Pria Sopan Ketimbang Berotot

Seratus juta rakyat miskin Indonesia saat ini menjadi manusia hina. Mereka menjadi korban pemilu. Kecurangan pemilu yang bersifat TSM (Terstruktur, Sistematis dan Massif), yang berbasis pada iming-iming, seperti uang bansos Rp. 600.000 yang dijanjikan cair sebelum pilpres itu, ternyata membuat rusak korteks otak, rusak jiwa, rusak mental, dan rusak hati manusia kita.

No More Posts Available.

No more pages to load.