Ronaldo memiliki keterikatan emosional yang sangat tinggi dengan United. Pada periode 2003 – 2009, dia telah membuat Setan Merah tiga kali menjuarai Liga Premier dan sekali Liga Champions.
Tetapi sikap dan performa klub belakangan ini membuatnya berpikir tak mungkin menutup karier dengan aura gemerlap seperti dia inginkan. Jika terus bersama United, Ronaldo bermain bersama klub yang tidak tampil di kompetisi Liga Champions untuk pertama kalinya.
Bagi superstar yang sudah lima kali menjuarai Liga Champions dan selalu ada dalam kompetisi ini, skenario Liga Champions tanpa Ronaldo adalah amat mengerikan.
Ronaldo juga merasakan sendiri skuad MU bermain dalam hasrat yang sungguh berbeda dari sewaktu dia pertama kali membela klub ini. Manchester United saat ini tak punya mentalitas juara dan acap menyerah sebelum bertanding, yang jelas berbeda dari mentalitas Ronaldo.
Pesepak bola yang Februari tahun depan genap berusia 38 tahun itu tahu pasti dia hanya punya waktu singkat untuk tetap di level atas. Dia sendiri sudah bilang akan berusaha keras lebih banyak lagi memenangkan trofi dan anugerah sebelum gantung sepatu.
Tidak cocok dengan skema Erik Ten Hag
Skenario Ronaldo bertahan di Old Trafford perlahan pupus. Terakhir, pemilik baru Chelsea, Todd Boehly, bertemu dengan agen Ronaldo, Jorge Mendes untuk menakar kemungkinan kepergian dari Old Trafford ke Stamford Bridge. Sejak itulah, Ronaldo terang-terangan mengungkap keinginan meninggalkan United.











