Semua orang tahu filosofi sepak bola Erik ten Hag tidak cocok dengan Ronaldo. Ralf Rangnick bahkan hanya perlu dua hari setelah menjadi manajer United untuk mengungkapkan ketidakmungkinan memainkan Ronaldo. Karena tak ada pilihan lain dalam lini serang, Rangnick terpaksa tetap memainkannya.
Kualitas Ronaldo sebagai penuntas memang tak tertandingi tetapi Rangnick melihat pemain ini jarang berusaha terlibat dalam permainan tempo tinggi yang diinginkan Rangnick. Inilah yang meyakinkan Rangnick untuk memberi tahu direktur sepak bola John Murtough agar menjual Ronaldo pada bursa transfer Januari silam.
Erik Ten Hag diyakini bakal mengalami dilema seperti Rangnick. Ronaldo mungkin akan menjadi salah satu masalah yang menghalanginya dalam merevolusi Manchester United dengan sepak bola menekan dan menyerang.
Itu sama halnya dia tak berbicara apa-apa soal Paul Pogba yang hengkang ke Juventus.Untuk itu, perpisahan dengan Ronaldo mungkin menyakitkan untuk semua orang, terutama pendukung, di Manchester United, tapi itu bisa jadi langkah terbaik baik untuk Ronaldo maupun untuk United untuk mencapai target masing-masing.
(red/tempo)









