Menko Bahlil Dampingi Presiden Lepas Ekspor Perdana Baterai Listrik di Halmahera Tengah

oleh -33 Dilihat
Indonesia mencatat tonggak baru dalam pengembangan industri kendaraan listrik setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan ekspor perdana baterai kendaraan listrik dari kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).

Porostimur.com, Weda — Indonesia mencatat tonggak baru dalam pengembangan industri kendaraan listrik setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan ekspor perdana baterai kendaraan listrik dari kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo meluncurkan program hilirisasi industri senilai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun yang mencakup 11 proyek strategis. Program ini diarahkan untuk memperkuat industri pengolahan dalam negeri, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, serta memperluas posisi Indonesia dalam rantai pasok global kendaraan listrik dan energi bersih.

Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang mengoordinasikan agenda hilirisasi nasional.

Baca Juga  Ahmad Doli Kurnia: Tak Perlu Hak Angket atau Pansus untuk Makzulkan Gibran, Cukup Komisi II

Prabowo mengapresiasi sinergi pemerintah, pengelola kawasan industri, dan investor global dalam mendorong pengembangan industri bernilai tambah di Indonesia. Ia menegaskan, kepastian investasi, kemitraan strategis, dan keberlanjutan lingkungan harus menjadi bagian penting dari pelaksanaan hilirisasi.

“Hilirisasi yang kita jalankan hari ini adalah bagian dari pembangunan bangsa (nation building) yang membutuhkan perjalanan panjang. Ekspor perdana baterai listrik ini menjadi bukti nyata bahwa arah kebijakan hilirisasi nasional sudah berada di jalur yang benar,” tegas Prabowo.

No More Posts Available.

No more pages to load.