Menteri Jokowi Emosi Jiwa Soal Blok Masela, Begini Jawaban Shell Indonesia

oleh -40 views

Porostimur.com, Jakarta – Shell Indonesia akhirnya buka suara perihal proses pelepasan hak partisipasi sebesar 35% di Blok Masela oleh Royal Dutch Shell. Hal tersebut merespon Menteri ESDM Arifin Tasrif yang murka karena sikap Shell pasca mundur namun tidak bertanggung jawab.

VP Corporate Relations Shell Indonesia, Susi Hutapea mengatakan pihaknya belum dapat memberikan komentar terhadap proses pelepasan hak partisipasi yang dilakukan perusahaan di Blok Masela.

“Mohon maaf kami tidak dapat memberikan komentar mengenai aktivitas portfolio yang sedang berjalan,” ujar Susi mengutup CNBC Indonesia, Selasa (30/5/2023).

Seperti diketahui, kemarahan Menteri ESDM Arifin Tasrif terhadap Shell sudah tak tertahankan. Pasalnya, proses pelepasan hak partisipasi Shell ke Indonesia sebesar 35% hingga kini cukup berbelit.

Baca Juga  Sederet Fakta Terkait Proses Perceraian Sarwendah dan Ruben Onsu

Kondisi tersebut tentunya berdampak pada rencana pengembangan blok migas yang berlokasi di Perairan Laut Arafuru, Maluku ini. Ia pun berharap agar Shell lebih fleksibel dalam proses pelepasan PI di Blok Masela.

“Harusnya kalau sudah gak mau ya udah saja kan,” ungkap Arifin saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jumat (26/5/2023).

Arifin lantas menyebut bahwa perusahaan asal Belanda tersebut cabut dari proyek Blok Masela secara tidak bertanggung jawab. Oleh sebab itu, pemerintah bakal mengevaluasi kembali rencana pengembangan atau Plan of Development (PoD) Blok Masela.

No More Posts Available.

No more pages to load.