ASDP memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 29 April dan 30 April 2022 (H-3 dan H-2), dan arus balik pada 7 dan 8 Mei 2022 (H+4 dan H+5).
Sementara itu, kendaraan roda dua diperkirakan mencapai 144.000 unit atau naik 47 persen dibandingkan realisasi 2021 sebesar 98.000 unit.
Ira menyebut bahwa pada angkutan lebaran tahun ini tercatat total pantauan sebanyak 13 lintasan penyeberangan di bawah koordinasi di 14 Cabang.
“Kami pastikan kesiapan sarana dan prasarana memadai, sehingga dapat memberikan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa. Tercatat, dermaga siap operasi sebanyak 66 unit, dengan total kapal yang beroperasi sebanyak 234 unit,” imbuhnya. (red/bisnis)




