Musda XV KNPI Maluku Tengah: Pemuda Didorong Jadi Mitra Kritis Pemerintah

oleh -0 Dilihat

“Berorganisasi bukan sekadar formalitas, tapi dengan pikiran dan kemampuan. KNPI harus menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah. Kita harus bersinergi untuk Maluku yang lebih baik, bangkit bersama, dan berjuang melawan penjajahan sistemik,” ujar Kalean.

Menurutnya, soliditas antara KNPI dan kelompok Cipayung Plus menjadi kunci dalam memperkuat posisi pemuda sebagai agen perubahan. “Tanpa teman-teman Cipayung Plus dan seluruh pemuda, kami tidak bisa berdiri di sini. Jadi saya harap kita semua kompak,” tambahnya.

Pemuda Sebagai Mitra Kritis dan Kolaboratif

Sementara itu, Bupati Maluku Tengah dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten III Setda Maluku Tengah Halid Pattisahusiwa, mengajak seluruh pemuda menjadikan Musda sebagai ajang refleksi dan konsolidasi bersama.

Baca Juga  Mantan Wakil Gubernur Maluku Utara M. Al Yasin Ali Meninggal Dunia di Makassar

“Solidaritas itu penting. Pemuda harus bersatu, jangan ada perpecahan yang memutus tali silaturahmi. KNPI harus berkolaborasi dan menjadi mitra kritis sekaligus kolaboratif pemerintah daerah. Semoga hasil Musda ini melahirkan kepemimpinan visioner untuk kebangkitan Maluku Tengah,” kata Pattisahusiwa membacakan pesan Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa peran pemuda tidak boleh hanya berhenti pada tataran wacana, tetapi harus diwujudkan dalam kerja nyata membangun masyarakat dan daerah.

No More Posts Available.

No more pages to load.