Musim Politik dan Kans Pemilih Milenial

oleh -254 views

Oleh: Ismatillah A. Nu’ad, Peneliti Indonesian Institute For Social Research And Development Jakarta

TAHAPAN awal Pemilu 2024 dengan pendaftaran partai politik ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah dimulai awal Agustus ini. Partai-partai besar seperti PDIP, Nasdem, dan disusul partai lain ”karnaval” menuju KPU. Cara ini tentu untuk mendapat perhatian besar dari masyarakat karena disorot media.

Sejak awal partai memang harus ”kampanye” dan media menjadi pilihan penting supaya memotret setiap langkah dan kerja mereka. Dengan begitu, publik memiliki preverensi politik sejak awal. Salah satu target partai tentunya generasi milenial atau swing voter yang sejak awal sering didengungkan para pemimpin partai untuk menjadi bagian dari konstituen pemilih mereka nantinya.

Baca Juga  Trump Peringatkan Netanyahu, Israel Bisa Sendirian Hadapi Iran

Pemilih milenial atau pemilih anak-anak zaman now dalam kontestasi musim politik 2024 makin menyebar ke berbagai sudut. Baik akan disasar dalam kontestasi pilkada, pilpres, maupun pemilu untuk legislatif. Diperkirakan, pemilih milenial sekitar 40 persen dari populasi penduduk Indonesia.

Artinya, pada musim politik 2024, saat event politik nasional maupun lokal digelar, mereka akan memilih para pemimpin yang baru. Partai politik dan para politikus juga penting memperhatikan bagaimana menangkap aspirasi pemilih milenial.

No More Posts Available.

No more pages to load.