Narasi Medsos Lebih Cepat Pengaruhi Opini, Kepercayaan Publik Jadi Sorotan

oleh -265 views
Tenaga Ahli Deputi I Badan Komunikasi (Bakom) Eko Wahyuanto, mengakui pemerintah terus mengevaluasi pola komunikasi publik yang kian kompleks.

“Saya percaya demokrasi akan kuat jika ada trust atau kepercayaan publik. Jadi yang perlu dibenahi pertama adalah rasa percaya itu sendiri,” katanya.

Pola Konsumsi Informasi Berubah

Pandangan serupa disampaikan Founder Story of Anggy, Anggy Pasaribu, yang menyoroti perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

Menurutnya, masyarakat kini lebih mengandalkan media sosial dibandingkan menunggu penjelasan resmi pemerintah melalui konferensi pers atau siaran pers.

“Sekarang masyarakat lebih banyak melihat media sosial dan mengambil kesimpulan dari potongan video singkat yang beredar,” ujarnya.

Ia menilai pemerintah belum cukup aktif membangun narasi di tengah derasnya arus informasi digital.

“Aktor utama tidak cukup aktif membangun narasinya sendiri. Akibatnya, publik mencari penjelasan dari pihak lain yang dianggap lebih cepat dan lebih emosional,” tandasnya.

Baca Juga  755 Jemaah Haji Maluku Utara Mulai Dipulangkan, Tiba di Ternate 12 Juni

(red/beritasatu)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.