“Saya percaya demokrasi akan kuat jika ada trust atau kepercayaan publik. Jadi yang perlu dibenahi pertama adalah rasa percaya itu sendiri,” katanya.
Pola Konsumsi Informasi Berubah
Pandangan serupa disampaikan Founder Story of Anggy, Anggy Pasaribu, yang menyoroti perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.
Menurutnya, masyarakat kini lebih mengandalkan media sosial dibandingkan menunggu penjelasan resmi pemerintah melalui konferensi pers atau siaran pers.
“Sekarang masyarakat lebih banyak melihat media sosial dan mengambil kesimpulan dari potongan video singkat yang beredar,” ujarnya.
Ia menilai pemerintah belum cukup aktif membangun narasi di tengah derasnya arus informasi digital.
“Aktor utama tidak cukup aktif membangun narasinya sendiri. Akibatnya, publik mencari penjelasan dari pihak lain yang dianggap lebih cepat dan lebih emosional,” tandasnya.
(red/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com












