Nastasia Suci Ramadhani Kapten TimNas Wanita U-18 asal Santiong

oleh -30 Dilihat

Oleh: Asghar Saleh, Politisi dan Pelaku Sepakbola

JIKA sosok Rahmat Rivai, Fandi Mochtar, Rizky Pora, Zulham Zamrun atau Ilham Udin Armaiyn bermain untuk Tim Nasional Indonesia, publik sepakbola di Maluku Utara tentu berbangga. Tak Cuma pemain, nama daerah biasanya akan ikut dikenal. Tetapi kebanggaan itu dalam tafsir yang lebih sederhana sejatinya jadi lumrah karena daerah ini sejak dulu memiliki banyak sekali talenta sepakbola. Tapi bagaimana jika ada pesepakbola perempuan yang bermain untuk Tim Nasional?. Bisa jadi agak aneh. Bahkan tak ada antusiasme berlebihan. Maklum sepakbola di sini belum sepenuhnya bebas dari pengaruh gender. Sepakbola identik dengan olahraga untuk lelaki.

Karena itu, saya meyakini sangat sedikit yang mengenal nama seorang perempuan muda yang kini tengah merintis karir cemerlang sebagai punggawa Garuda Pertiwi. Namanya Nastasia Suci Ramadhani. Orang dekat memanggilnya Uci. Menilik namanya, kita bahkan bisa jadi terjebak pada kesumiran identitas. Selama ini “nama” kadung beriringan dengan penanda marga untuk menunjukan silsilah keluarga. Nastasia Suci Ramadhani bukan nama yang familiar. Meski berbeda tetapi Uci adalah perempuan muda asli Ternate. Puteri bungsu pasangan Rifan F. Tuingo dan Nona Lauki ini lahir di Ternate, 9 Oktober 2005. Ketertarikannya pada sepakbola bermula dari kebiasaannya menonton teman sebaya berlatih bola. Uci yang kala itu duduk di kelas empat SD Kenari Tinggi 3 saban sore mendatangi lapangan cordoba. Ia membawa tas berisi perlengkapan latihan. Juga satu dua buah bola.

No More Posts Available.

No more pages to load.