Dikatakan, kunci untuk penilaian yang terbaik dalam lomba ini adalah implementasi 10 program PKK harus benar – benar dilaksanakan dan membudaya di tiap desa/negeri dan kelurahan, dan Negeri Soya memenuhi kriteria tersebut.
“Kenapa Soya? Karena mekanisme 10 progam itu jalan disini. Jika ada yang kurang memang wajar, tetapi kita tidak menyiapkan diri untuk lomba, karena jika hanya siapkan untuk lomba, maka setelah lomba, program itu tidak lagi dilaksanakan. Sehingga yang paling utama, program itu harus membudaya, juara itu hanya bonus” terangnya.
Walikota berharap, Negeri Soya dapat mendapatkan penilaian yang terbaik dari tim Penilai Provinsi dalam lomba 10 program PKK, dan untuk mencapai itu semua OPD terkait di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon harus terlibat dan mendukung.
“Sebagai ibukota kita harus tampil beda, karena kita memiliki kelebihan, baik dari segi infrastruktur, kualitas sumberdaya manusia, komunikasi dan lain – lain, oleh sebab itu saya telah meminta seluruh OPD terkait untuk terus terlibat, sehingga besok bisa dinilai secara baik,” tandasnya. (nicolas)









