Netanyahu Kebut Agenda Ultranasionalis

oleh -365 views

Porostimur.com, Tel Aviv – Pemerintah baru Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak menyia-nyiakan waktu untuk mengimplementasikan agenda ultranasionalisnya. Gerak cepat ini pun telah ditekankan Netanyahu kepada anggota partainya Likud di Parlemen.

“Kami tidak menunggu, dan saya pikir warga Israel sudah merasakan ini,” kata Netanyahu pada Senin (9/1/2023).

“Kami membentuk pemerintahan yang berbeda, dengan kebijakan yang berbeda, dan kami menjalankan berbagai hal secara berbeda,” ujarnya.

Setelah hampir dua minggu berkuasa, pemerintah paling garis keras dan religius dalam sejarah Israel ini telah mengobarkan perpecahan di dalam negeri. Agenda yang didorong mengarah ke konflik dengan Palestina dan sekutu Israel di luar negeri.

Hanya beberapa hari setelah menjabat, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir mengunjungi tempat paling sensitif di Yerusalem  area Masjid AL-Aqsa. Kemudian  menahan sekitar 40 juta dolar AS dari pendapatan pajak dan sebagai gantinya menggunakan uang itu untuk memberi kompensasi kepada korban Israel atas serangan milisi. Ada juga rencana untuk menghentikan pembangunan di desa-desa Palestina di bagian Tepi Barat yang dikuasai Israel.

Baca Juga  Gaduh Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700.000 Per Pasang, KSP Buka Suara

Langkah lain lebih simbolis seperti mencabut hak istimewa pejabat tinggi Palestina dan melarang pengibaran bendera Palestina di dalam wilayah Israel. Otoritas Israel selama akhir pekan bahkan membubarkan pertemuan orang tua Palestina yang membahas kondisi sekolah anak-anak di Yerusalem timur.

No More Posts Available.

No more pages to load.