
Penentangan dari kelompok konservatif
Tetapi hal itu juga memicu kemarahan dari tempat-tempat konservatif. “Dia (Minaj) akan menggoyangkan bokongnya. Semua lagunya tentang seks … dan kemudian semua orang menyuruhku mengenakan abaya. Apa-apaan ini!” kata seorang perempuan dalam sebuah video yang diposting di Twitter.
Arab Saudi meningkatkan porsi hiburan yang memungkinkan warga negara untuk bersenang-senang, yang dipandang berbagai kalangan sebagai upaya untuk menumpulkan rasa frustrasi publik atas penurunan ekonomi dan tingkat pengangguran kaum muda yang tinggi.
Jawatan Hiburan Umum kerajaan mengatakan pihaknya berencana untuk memompa dana 64 miliar dolar AS ke sektor ini dalam dekade mendatang.
Reformasi ini bermotif ekonomi untuk mendorong pengeluaran domestik untuk hiburan, karena kerajaan tersebut tengah ‘terhuyung-huyung‘ akibat harga minyak yang rendah.

Uang hiburan mengucur ke negara lain
Saudi saat ini membelanjakan miliaran dolar setiap tahunnya untuk bioskop dan kunjungan ke taman-taman hiburan di pusat wisata negara tetangga, seperti Dubai dan Bahrain.
Arab Saudi bahkan menawarkan fasilitas izin elektronik bagi pengunjung internasional untuk menghadiri festival di Jeddah guna meningkatkan pendapatan.
Tetapi tindakan itu telah memicu kontroversi di negara yang masih diselimuti konservatisme tersebut. Pada bulan Juni tahun lalu, Arab Saudi memecat kepala jawatan liburannya, menyusul heboh di dunia maya atas penyelenggaraan sirkus yang menampilkan perempuan mengenakan baju ketat. (red)




