Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Kepengurusan Golkar Sejak Enam Bulan Lalu

oleh -149 Dilihat
Sarmuji menyebut pengunduran diri itu bukan keputusan yang baru diambil setelah munculnya operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Porostimur.com, Jakarta – Nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid kembali menjadi sorotan setelah Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji mengungkap bahwa Nusron ternyata sudah mengundurkan diri dari kepengurusan partai tersebut sejak lebih dari enam bulan lalu.

Sarmuji menyebut pengunduran diri itu bukan keputusan yang baru diambil setelah munculnya operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

“Sudah lama. Seingat saya lebih dari enam bulan lalu,” kata Sarmuji di Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

Dalam struktur DPP Partai Golkar periode 2024–2029 di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia, Nusron sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian.

Setelah tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Nusron tetap tercatat sebagai anggota atau kader Partai Golkar.

Baca Juga  Hadapi Ancaman Bencana Alam, Polres Halsel Gelar Apel Kesiapsiagaan Gabungan

Mundur Langsung kepada Bahlil

Menurut Sarmuji, pengunduran diri Nusron disampaikan secara langsung kepada Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Namun, Sarmuji mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan Nusron memilih meninggalkan posisi strukturalnya di partai.

“Mungkin ingin fokus ke hal lain,” ujarnya.

Posisi Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian yang sebelumnya ditempati Nusron merupakan bagian dari Fungsi Elektoral 1 dalam struktur kepengurusan DPP Partai Golkar periode 2024–2029.

No More Posts Available.

No more pages to load.