Porostimur.com, Ternate – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, lagi-lagi menciptakan polemik di tengah masyarakat. Kali ini gubernur yang gemar mencari validasi di sosial media itu disorot warga tagal tidak menggunakan speedboat milik pemerintah setempat, malahan menyewa dari pihak swasta.
Alasannya, speedboat dinas yang disediakan Pemprov Malut mengalami kerusakan dan sementara hanya diparkir di area Pelabuhan Residen Ternate.
Dalam beberapa hari trakhir ini, ramai warga yang mempertanyakan speedboat yang digunakan Gubernur Sherly T]oanda Laos. Pasalnya, meski sudah tiga bulan lebih dioperasikan, speedboat mllik pihak swasta itu ternyata statusnya tidak jelas. Pihak Pemprov mengaku speedboat tersebut telah dikontrak. Namun ternyata belum ada perikatan.

Dari informasl yang dikantongi speedboat yang digunakan Sherly untuk wara-wiri Ternate-Sofifi itu merupakan milik pengusaha yang juga anggota DPRD Kota Ternate Ghifari Bopeng.
Hal ini sebagaimana diakui Kabag Umum Setdaprov Maluku Utara Amrin yang bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas untuk gubernur dan wakil gubernur.
“Pemda menyediakan bahan bakar minyak (BBM), tapi speedboat yang dipakai gubernur itu milik keluarga Bopeng, bukan milik pribadi gubernur,” jelas Amrin.









