OJK Genjot Literasi Kripto di Ambon, Mahasiswa Diminta Bijak Berinvestasi Digital

oleh -149 views

Porostimur.com, Ambon – Upaya meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan generasi muda terus digencarkan Otoritas Jasa Keuangan. Melalui kegiatan Digital Financial Literacy (DFL) di Universitas Pattimura, Ambon, OJK menekankan pentingnya pemahaman risiko dalam investasi aset digital dan kripto.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, mengatakan perkembangan pesat aset kripto harus diimbangi dengan literasi yang memadai.

“Perkembangan aset kripto yang sangat cepat harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai, karena masih banyak masyarakat yang terjebak investasi ilegal, penipuan digital, maupun kehilangan aset akibat rendahnya kesadaran terhadap keamanan digital,” tegasnya.

Risiko Tinggi di Balik Tren Kripto

Adi menjelaskan, sektor keuangan digital memiliki berbagai risiko, mulai dari fluktuasi harga ekstrem, ancaman keamanan digital, hingga potensi penipuan. Karakter aset kripto yang high risk high return juga menuntut masyarakat lebih rasional dalam mengambil keputusan investasi.

Menurutnya, keputusan investasi tidak boleh hanya didasarkan pada tren atau potensi keuntungan semata, melainkan harus dibarengi pemahaman fundamental terkait mekanisme dan risiko aset kripto.

No More Posts Available.

No more pages to load.