Porostimur.com, Sanana – Seorang warga Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Sukra Umafagur alias Uken (38), meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan yang melibatkan oknum anggota TNI AD berinisial SB. Korban mengembuskan napas terakhir di RSUD Sanana, Minggu (22/3/2026) pagi.
Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Umaloya, Kecamatan Sanana, pada Sabtu (21/3/2026) malam, dan diduga dipicu oleh rangkaian konflik antarwarga yang berujung bentrokan.
Bermula dari Kasus Pemukulan
Insiden bermula ketika adik korban, RU alias Risky, diduga menjadi korban pemukulan oleh sekelompok pemuda saat melintas di Desa Umaloya sekitar pukul 22.30 WIT.
Dalam kondisi terluka, Risky kembali ke Desa Wai Ipa dan melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga. Tak lama kemudian, sekitar 10 orang keluarga, termasuk korban Sukra, mendatangi Desa Umaloya untuk meminta pertanggungjawaban.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 23.30 WIT, rombongan keluarga mendatangi rumah salah satu pemuda yang diduga terlibat. Suasana memanas setelah mereka berteriak dan menendang pintu rumah, yang kemudian memicu keributan.
Bentrokan Berujung Kematian
Situasi yang semakin tegang membangunkan terduga pelaku, Pratu SB alias Surandi, anggota Yonif 733 Masariku yang saat itu tengah cuti Lebaran di kampung halamannya.











