Belum Diresmikan, Fasilitas Sweering Mangon Sudah Rusak

oleh -58 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Fasilitas pendukung kawasan swering Desa Mangon, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, tampak mulai rusak.

Amatan tandaseru.com di lokasi pembangunan, fasilitas seperti toilet dan wastafel terlihat mengalami kerusakan. Padahal, fasilitas ini baru dibangun tahun 2020 kemarin.

Pada Selasa (9/3) kemarin, Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula sempat meninjau proyek tersebut.

Fasilitas pendukung kawasan swering Desa Mangon yang mulai rusak. (Tandaseru/Samsur Sillia)

Pada kesempatan itu, Ketua Komisi III DPRD Sula Lasidi Leko menyatakan Komisi III akan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sula untuk melaksanakan uji petik terhadap pembangunan sarana pendukung kawasan swering Mangon.

“Kami akan libatkan Kejaksaan dan Polres untuk lakukan uji petik dari tahap pertama dan kedua,” kata Lasidi.

Baca Juga  Polsek Namlea Bagi-Bagi Takjil

Terkait beberapa sarana yang sudah mulai rusak, Lasidi bilang, akan dibuktikan melalui uji petik nanti. Jika terbukti ada masalah, maka Komisi III DPRD Sula akan langsung menyerahkan ke pihak yang berwajib.

Fasilitas pendukung kawasan swering Desa Mangon yang mulai rusak. (Tandaseru/Samsur Sillia)

Sekadar diketahui, Pembangunan Fasilitas Pendukung Kawasan Swering Mangon dikerjakan dua tahap. Pekerjaan tahap I dikerjakan oleh CV PM dengan nilai kontrak Rp 1,4 miliar bersumber dari APBD Kepulauan Sula tahun 2019.

Selanjutnya, untuk tahap II dikerjakan oleh CV SM dengan nilai kontrak Rp 2,6 miliar yang bersumber dari APBD Kepulauan Sula tahun 2020. Pekerjaan tahap I dikerjakan pada 7 Mei 2019, dan tahap II mulai dikerjakan pada 2 Maret 2020. Rencananya, proyek tersebut akan diresmikan tahun ini.

Baca Juga  Tiba di Ternate, Ganjar Pranowo Disambut Tarian Cakalele
Fasilitas pendukung kawasan swering Desa Mangon yang mulai rusak. (Tandaseru/Samsur Sillia)

Proyek bernilai miliaran rupiah itu sebelumnya telah dilaporkan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kepulauan Sula dan Pegerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke Polres untuk mengusut dugaan korupsi pembangunan fasilitas pendukung kawasan swering Mangon.

Hingga kini, proses penyelidikan atas dugaan korupsi Pembangunan Fasilitas Pendukung Kawasan Swering Mangon masih dilakukan Sat Reskrim Polres Kepulauan Sula. (red/tandaseru)

No More Posts Available.

No more pages to load.