Ombusman RI Malut Desak Pemprov Siapkan Crisis Center, Gubernur Akan Keluarkan Instruksi Terkait Virus Corona

oleh -4 Dilihat

Porostimur.com | Ternate: Merebaknya virus Corona di China dikhawatirkan masuk ke wilayah Indonesia. Meski belum ada warga Maluku Utara terjangkit virus corona, namun Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku Utara memandang Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten Kota serta otoritas terkait perlu berancang-ancang menyiapkan crisis center, mengingat banyaknya mobilisasi warga negara China di Maluku Utara.

Pres release dari humas Ombudsman RI perwakilan Malut, Sofyan Ali kepala perwakilan Ombudsman Malut, mengatakan, berdasarkan data statistik Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Maluku Utara bahwa jumlah tenaga kerja asal China yang ada di Maluku Utara mencapai 2435 jiwa pada tahun 2019 dengan ciri khas terkonsentrasi pada wilayah-wilayah atau perusahaan pertambangan.

Baca Juga  Jefry Riri Belum Pasti Jadi Direktur Perumda Tirta Yapono, Wali Kota Ambon Bisa Evaluasi Seleksi

“Ombudsman mengapresiasi upaya screening lebih ketat di pintu-pintu kedatangan yang telah dilakukan oleh Pemerintah termasuk pemasangan alat thermal scanner. Lebih jauh, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku Utara memandang perlu bahwa Pemerintah Daerah dan otoritas terkait bersinergi untuk segera melakukan hal-hal berikut”, katanya

Lanjut ketua, menyiapkan peralatan pendukung seperti alat thermal scanner atau lainnya pada pintu kedatangan bandara dan pelabuhan di wilayah Maluku Utara yang sering akses oleh warga negara asing seperti Bandara Sultan Babullah, Bandara Pitu Morotai, Bandara Oesman Sadik Labuha, Pelabuhan Ahmad Yani, Pelabuhan Bastiong.