Porostimur.com, Jayapura – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPPB-OPM) menilai rencana aparat mengubah pola pendekatan keamanan di Papua menjadi lebih persuasif sebagai hal sia-sia.
Diketahui, Korps Bhayangkara mengubah sandi operasi keamanan di Papua menjadi Nemangkawi menjadi Operasi Damai Cartenz. Polisi akan mengedepankan pendekatan kesejahteraan masyarakat di Papua nantinya.
Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan bagwa rencana kepolisian tersebut tak menjawab akar permasalahan di Bumi Cenderawasih tersebut.
“Itu sama saja. Karena akar masalah Papua adalah pelanggaran terhadap hak politik penentuan nasib sendiri. Jadi apapun yang Indonesia mau lakukan di Papua sia-sia,” kata Sebby saat dihubungi, Rabu (12/1).
Menurutnya, OPM telah menutup pintu terhadap pendekatan lain yang dilakukan oleh Indonesia selain kemerdekaan penuh atas wilayah tersebut.
“Kami tidak butuh dialog dengan Jakarta, tapi kami sudah ajukan duduk di meja perundingan dengan kabinet Jokowi. Dan perundingan yang dimediasi oleh PBB,” ucap dia.
“Cara apapun tidak Mungkin, kecuali Papua merdeka penuh baru akan aman dan damai,” tambahnya.
Sebagai informasi, perubahan nama operasi itu direncanakan akan dilakukan pada 25 Januari 2022.




