Pajak, Pemborosan, dan Pemerasan

oleh -70 views

Ya jelas dari PAJAK! Dari kantong kowe-kowe sekalian yang menciptakan kemakmuran (creating wealth)! Jadi jangan percaya bahwa pemerintah itu mensubsidi kowe-kowe itu! Tidak! Sekali lagi, tidak! Kowe yang mensubsidi pemerintah!

Bahkan jika kowe membeli BBM subsidi, itu sebenarnya bukan berarti pemerintah potng harga untuk kowe. Salah besar. Taruh Pertalite. Harganya Rp10 ribu. Harga keekonomian Pertalite dari pemerintah itu adalah Rp11,700. Selisih Rp1,700 per liter itu nanti akan dikompensasi oleh pemerintah ke Pertamina.

Terus, kompensasi yang dibayar ke Pertamina itu dari mana? Ya dari APBN. Terus, APBN darimana ya dari uang pajak kowe, yang kowe bayar di setiap tikungan itu! Bahkan yang tidak memakai BBM bersubsidi ikut membayar kompensasi itu.

Baca Juga  Transfer Dana Pusat ke Maluku Tengah Capai Rp622 Miliar, Alokasi 2026 Berkurang Rp173,92 Miliar

Nah, sebagian dari pajak itu dipakai untuk mensubsidi militer bertani ini.

Pertanyaannya kemudian adalah: Apakah kita butuh militer bertani? Saya akan tegas menjawab tidak. Militer bukan jawaban atas kebutuhan pangan. Militer tidak akan pernah membawa kita ke swasembada pangan! Petani profesional yang akan membawa kita pada swasembada pangan.

Thailand dan Vietnam adalah negara-negara yang termasuk penghasil padi terbesar di dunia. Apakah padi mereka ditanam militer? Ya jelas tidak!

No More Posts Available.

No more pages to load.