Parlemen AS Tangguhkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

oleh -53 views

Porostimur.com, Yerusalem – Anggota parlemen dari Partai Republik telah menangguhkan bantuan kemanusiaan bagi Palestina. Sebanyak 23 organisasi masyarakat sipil mengatakan, blokade bantuan keuangan tersebut akan menyebabkan 1,2 juta warga Palestina berada di ambang krisis pangan.

“Krisis kemanusiaan yang menghancurkan akan terjadi dengan lebih dari 1,2 juta orang berpotensi kehilangan makanan pada awal pertengahan September, termasuk ratusan ribu anak-anak yang akan kelaparan,” kata 23 kelompok masyarakat sipil, yang meliputi Arab, Yahudi, serta Organisasi Muslim dan Kristen.

Sebelumnya, Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan, mereka tidak dapat mengisi ulang gudang pangan jika dana tidak tersedia paling lambat tanggal 1 September.

Baca Juga  Menteri AHY Resmikan Si Kanjeng, Ruang Situasi dan Informasi Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah

“Menolak bantuan pangan kepada pengungsi Palestina tidak sejalan dengan inisiatif yang Anda umumkan mengenai kerawanan pangan dan akan menghilangkan sisa-sisa harapan bagi orang-orang yang hanya mendambakan kehidupan yang bermartabat,” ujar 23 kelompok masyarakat sipil itu, dilaporkan Middle East Monitor, Kamis (7/9/2023).

Pekan lalu Departemen Luar Negeri AS mengatakan, mereka ingin bantuan pangan untuk pengungsi Palestina senilai 75 juta dolar AS segera dikucurkan.  Anggota parlemen garis keras yang pro-Israel, Senator Jim Risch dan Perwakilan Michael McCaul, yang merupakan petinggi Partai Republik di Komite Hubungan Luar Negeri Senat dan House of Representatives  dituduh mempermainkan kehidupan warga Palestina secara politik.  Sejak akhir Juli mereka telah memblokir Departemen Luar Negeri AS untuk memberikan dana kepada UNRWA.

No More Posts Available.

No more pages to load.