Paus Leo XIV Resmi Memulai Masa Kepausan lewat Liturgi Khidmat

oleh -21 views
Paus Leo XIV. (AP Photo/Domenico Stinellis)

Porostimur.com, Vatikan – Dalam suasana liturgi yang khidmat dan sarat makna simbolis, Paus Leo XIV secara resmi memulai masa kepausannya melalui perayaan Ekaristi di Basilika dan Lapangan Santo Petrus, Minggu (18/5/2025) pukul 10.00 waktu setempat.

Perayaan ini menegaskan kedudukannya sebagai penerus Rasul Petrus dan Gembala Gereja Katolik universal.

Makna Simbolik: Pallium dan Cincin Nelayan

Sebagaimana dijelaskan Kantor Perayaan Liturgi Paus, perayaan ini menampilkan dua lambang episkopal utama, yakni pallium dan cincin nelayan yang mengakar dalam tradisi suci dan simbolik gereja.

Pallium, busana liturgi dari wol domba, melambangkan Kristus sebagai Gembala Baik yang memikul domba-Nya.

Sementara itu, cincin nelayan merupakan simbol meterai iman dan misi penginjilan Petrus sebagai penjala manusia.

Baca Juga  RDP Sengketa Lahan Kahena Ditunda, Komisi I DPRD Maluku Soroti Ketidakhadiran Pihak Kunci

Liturgi Dimulai di Makam Santo Petrus

Melansir dari Vatican News, upacara diawali dengan Paus Leo XIV, didampingi para Patriark Gereja Timur, turun ke kapel Makam Santo Petrus untuk berdoa dan membakar dupa.

Momen ini menekankan ikatan rohani antara Uskup Roma dan Rasul Petrus yang mengorbankan nyawanya demi iman.

Setelah itu, dua diakon membawa pallium, cincin nelayan, dan Kitab Injil dalam prosesi menuju altar di Lapangan Santo Petrus.

Prosesi dan Tema Perayaan

Prosesi dilanjutkan dengan Laudes Regiae, litani memohon doa para Paus dan orang kudus. Di pintu Basilika tergantung permadani penangkapan ikan secara ajaib, menggambarkan dialog antara Yesus dan Petru, tema utama dalam Liturgi Sabda hari itu.