PBB Setujui Resolusi Minta Rusia Mundur dari Ukraina

oleh -119 views
Gedung Markas Besar PBB terlihat dari dalam aula Majelis Umum, Selasa, 21 September 2021. Negara-negara Barat terlibat dalam lobi intensif di belakang layar untuk resolusi PBB yang akan mengutuk “upaya pencaplokan ilegal” Rusia atas empat wilayah Ukraina dan menuntut agar Moskow segera membalikkan tindakannya.

Dukungan pada resolusi terbaru mengenai perang di Ukraina sedikit lebih tinggi dibandingkan hasil pemungutan suara resolusi yang mengecam invasi Rusia ke Ukraina tahun lalu. Resolusi yang menolak aneksasi ilegal Rusia pada bulan Oktober lalu juga didukung 143 negara.

Menteri-menteri luar negeri dan diplomat dari lebih dari 75 negara menyampaikan pidato dalam debat di Majelis Umum yang digelar selama dua hari. Banyak yang mengungkapkan dukungan mereka pada resolusi yang mempertahankan integritas wilayah kedaulatan Ukraina, prinsip dasar Piagam PBB yang semua negara harus patuhi ketika bergabung dengan organisasi dunia itu.

Perang Ukraina telah menewaskan puluhan ribu orang dari kedua belah pihak. Konflik itu meratakan kota-kota dan desa-desa di Ukraina. Dunia juga merasakan dampaknya lewat kenaikan harga makanan dan bahan bakar serta inflasi.

Baca Juga  Waisak 2570 BE di Ambon, Permabudi Maluku Ajak Perkuat Perdamaian dan Toleransi

Deputi Duta Besar Venezuela untuk PBB Joaquín Pérez Ayestarán menyampaikan pidato untuk mewakili 16 negara yang memilih menolak atau abstain dalam lima pemungutan suara resolusi mengenai Ukraina, yakni Belarusia, Bolivia, Kamboja, Cina, Kuba, Eritrea, Guinea Khatulistiwa, Iran, Laos, Mali, Nikaragua, Korea Utara, St. Vincent, Suriah, Venezuela, dan Zimbabwe.