PBNU: Kemanusiaan di Palestina Lebih Penting dari Normalisasi RI-Israel

oleh -84 views

Porostimur.com, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf mengatakan, menjalin hubungan dengan Israel bisa menjadi salah satu opsi untuk melindungi keamanan dan keselamatan warga Palestina.

Wacana itu sempat digulirkan ketika Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjadi Presiden Indonesia. Namun, dalam konteks hari ini, Yahya menyebut wacana itu bisa saja relevan atau sudah usang.

“Kita harus melihat perkembangannya. Kita tidak boleh berhenti pada satu wacana saja. Ketika Gus Dur bilang itu, kaitannya adalah untuk memperjuangkan nasib rakyat Palestina. Tapi kita harus lihat realitas politik (hari ini) dan apa langkah yang paling tepat,” kata Yahya dalam perayaan ulang tahun ke-57 Hamas di Kedutaan Besar Palestina di Indonesia, Senin kemarin.

Baca Juga  6 Alasan Iran Tolak Negosiasi Gencatan Senjata, dari AS Putus Asa hingga 4 Pilar Teheran

Pria yang karib disapa Gus Yahya memahami bahwa normalisasi hubungan RI-Israel adalah wacana yang sarat kontroversi. Namun, dia menyebut kepentingan kemanusiaan harus diletakkan di atas segala.

“Apapun yang dilakukan, sebagai jalan keluar dari masalah Palestina harus kita tempuh. Banyak hal di luar diplomasi formal yang harus kita tempuh,” kata dia.

“Saya tidak dalam kapasitas memberikan rekomendasi politik hubungan Indonesia-Israel. Tapi, yang ingin saya serukan adalah kita tidak boleh menggeser fokus kita pada dimensi kemanusiaan,” sambung dia.