PBNU: Kemanusiaan di Palestina Lebih Penting dari Normalisasi RI-Israel

oleh -86 views

PBNU memiliki rekam jejak baik dalam membangun perdamaian dunia, termasuk terlibat dalam moderasi Taliban di Afghanistan.

Gus Yahya juga yakin PBNU bisa terlibat dalam perdamaian Palestina-Israel.

“Tentu bisa engage dengan Israel. Tapi bukan dalam frame politik, itu bukan posisi kita. Kita harus berbicara dengan semua pihak, termasuk Palestina. Karena stakeholder dalam hal ini bukan hanya Israel-Palestina, tapi ada aktor barat lainnya,” ujar Gus Yahya.

Mantan juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid itu menyoroti pentingnya pendekatan di luar jalur diplomasi formal.

“Masalah yang kita hadapi dengan Palestina adalah masalah yang sangat besar, tua, dan kompleks. Dari sudut pandang saya, ada masalah besar yang harus kita lakukan dan pekerjaan ini dibutuhkan lebih dari diplomasi,” tutur Gus Yahya.

Baca Juga  Hari Kartini, Advokat Natasha Olivia Ajak Perempuan Indonesia Terus Bersinar dan Berdampak

Melihat tingkat kompleksitas isu Palestina-Israel, Gus Yahya mendesak pemerintah dan semua pihak untuk mengupayakan seluruh celah yang ada.

“Kita harus temukan apapun caranya, setiap lubang kecil yang ada pada tembok yang menghadang. Sekecil apapun lubangnya, kita harus temukan untuk masa depan yang lebih baik bagi warga Palestina,” tambahnya.

(red/idn-times)