Abdulmohsen, yang sebelumnya dikenal sebagai dokter psikiatri dan berpaham ateis. Ia pernah membantu wanita Saudi melarikan diri dari negara asal mereka. Namun, ia juga mengecam kebijakan suaka Jerman yang dianggapnya terlalu permisif terhadap pengungsi dari negara-negara mayoritas muslim.
Harian Die Welt melaporkan bahwa penilaian risiko terhadap Abdulmohsen dilakukan tahun lalu oleh polisi federal dan negara bagian. Namun, ia dinilai tidak menimbulkan bahaya khusus pada waktu itu.
Sementara itu, Kanselir Olaf Scholz, bersama Presiden Frank-Walter Steinmeier, mengunjungi lokasi serangan pada Sabtu. Mereka meletakkan bunga di gereja Johanneskirche, tempat upacara peringatan diadakan.
Scholz berjanji bahwa Jerman akan merespons serangan ini dengan kekuatan hukum penuh. “Kita harus bersatu dan memastikan bahwa kebencian tidak mendominasi kehidupan kita bersama,” ujarnya.
Presiden AS Joe Biden dan Paus Fransiskus juga menyampaikan belasungkawa atas tragedi ini. Biden menegaskan bahwa tidak ada keluarga atau masyarakat yang seharusnya menghadapi kekejian seperti ini, terutama menjelang perayaan penuh sukacita dan damai.
Rekaman video menunjukkan sebuah BMW hitam melaju dengan kecepatan tinggi menabrak kerumunan. Tubuh-tubuh berjatuhan di antara kios-kios pesta. Pada hari berikutnya, lokasi kejadian ditutup dengan puing-puing dan bahan medis yang berserakan, sementara pohon Natal raksasa berdiri dengan sunyi di tengah-tengahnya.










