“Dua lagi itu ada di Papua, yaitu Nabire dan Mimika. Kedua wilayah tersebut nantinya akan terlayani siaran TV Digital,” kata Indra.
Pembangunan pemancar siaran TV Digital, kata Indra lengkap dengan bangunan gedung, genset, menara, termasuk perangkat sistem digital.
“Jadi lengkap semuanya, tentunya ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang berada di 5 wilayah tersebut. Karena nantinya masyarakat di sana sudah bisa menangkap siaran digital,” katanya.
Indra juga menjelaskan alasan pemerintah membangun pemancar siaran TV Digital baru di lima wilayah tersebut.
“Kenapa dibangun di lima lokasi tersebut, karena berdasarkan data di pusat di lokasi-lokasi tersebut ada TV Analog existing (TV lokal daerah tersebut, red),” katanya.
Menurut Indra, jika nanti ASO diberlakukan di wilayah tersebut, maka otomatis TV Analog akan mati, sementara TV Analog existing tersebut perlu terus bersiaran.
“Karena nantinya TV Analog akan dimatikan, tentunya TV Analog existing tersebut harus tetap bersiaran. Jadi pemerintah dalam hal ini Kominfo membangun infrastruktur berupa pemancar siaran di lima wilayah tersebut,” katanya.
Indra menambahkan, dengan adanya pembangunan infrastruktur berupa pemancar siaran digital, diharapkan TV Analog Existing bisa beralih ke siaran digital.









