Porostimur.com, Langgur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjamin keamanan obat dan makanan sekaligus melindungi masyarakat dari peredaran produk yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu.
Komitmen tersebut ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Rasyid, saat memimpin Rapat Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan di Ruang Rapat Kantor Bupati Maluku Tenggara, Kamis (9/7/2026).
Menurut Rasyid, Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan memiliki peran strategis dalam memperkuat sinergi antarinstansi untuk mengawasi peredaran obat dan makanan di daerah.
Ia menegaskan, pengawasan tidak dapat dibebankan kepada satu lembaga semata, tetapi membutuhkan kolaborasi pemerintah daerah, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pelaku usaha, dan masyarakat.
“Keamanan pangan merupakan hak dasar setiap warga negara. Karena itu, seluruh OPD harus memperkuat komitmen, koordinasi, dan langkah nyata agar masyarakat memperoleh jaminan terhadap produk pangan maupun obat yang aman dikonsumsi,” ujarnya.
Capaian Keamanan Pangan Meningkat
Rasyid menjelaskan, tim tersebut bertugas menyusun pedoman pengawasan, memperkuat program kabupaten pangan aman, mempercepat perizinan edar bagi pelaku usaha mikro dan kecil, serta memberikan pembinaan agar produk lokal memenuhi standar keamanan nasional.









