“Pedagang biasanya akan mencoba (divaksin) dulu, jika tidak bermasalah baru semua pasti mau divaksin. Yang jelas, terus kita suarakan bahwa jangan takut divaksin, vaksin ini aman dan halal,” ungkapya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, Drg. Wendy Pelupessy menjamin ketersediaan vaksin bagi para pedagang pasar yang jumlahnya kurang lebih 2000 orang, baik untuk vaksin pertama dan kedua (boster).
Untuk pelaksaannya sendiri masih dikoordinasikan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, yang membawahi semua pasar di kota Ambon.
Sementara itu, sejak tanggal 9 hingga hari ini, vaksinasi massal kepada pelayan publik, telah diberikan kepada kurang lebih 3000 guru Paud, TK, dan pendidikan sejenis hingga tingkat SD/MI dan 996 orang dosen.
“Saat ini kita laksanakan vaksinasi untuk tokoh agama, dan pimpinan organisasi perangkat daerah yang masuk dalam satgas penanganan covid 19, jika tidak ada perubahan, besok bisa dimulai untuk guru- guru SMP/MTS,” tandas kadis. (alena/agi)












